Me Time sangat bermanfaat bagi kesehatan mental dan meningkatkan kualitas self-care.
Lifestyle

Self care untuk Menjaga Kesehatan Mental saat Pandemi

Hubungan antara self-care dan kesehatan mental sudah seharusnya mendapatkan perhatian lebih di masa pandemi seperti saat ini. Masa di mana perubahan terjadi dengan sangat cepat dan ketidakpastian di dalam masyarakat menjadi lebih besar dari pada sebelumnya. Tak jarang keadaan yang sangat dinamis ini memberikan perasaan yang tidak nyaman seperti sedih, cemas, pesimis, dan berbagai perasaan negatif lainnya.

Ketahuilah bahwa merasakan semua jenis perasaan baik perasaan positif atau negatif adalah hal yang wajar. Perasaan ini hadir dan menyapa setiap manusia di muka bumi ini. Tetapi yang perlu diingat adalah segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Maka dari itu, kita perlu tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi perasaan-perasaan negatif yang datang menghampiri. 

Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan self-care. Apa itu self-care? Menurut Orem (2001), self-care adalah suatu usaha yang dilakukan oleh individu untuk memenuhi kebutuhan dalam hal kehidupan, kesehatan, dan kesejahteraan. Self-care sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalmu. Self-care dipercaya mampu mengurangi rasa stress, depresi, dan kecemasan berlebih yang dirasakan.

Lalu bagaimana cara meningkatkan self-care untuk menjaga kesehatan mental khususnya di masa pandemi? Berikut beberapa cara untuk meningkatkan self-care yang bisa kamu lakukan:

1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan

lingkungan yang bersih akan berdampak positif pada kesehatan mental.
Ruangan yang Rapih (Sumber: Pixabay.com)

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Kita pasti akan lebih merasa nyaman dan percaya diri jika diri kita terlihat bersih dan rapih. Begitu pula dengan lingkungan, lingkungan yang bersih dan rapih akan memberikan ketenangan dan rasa nyaman ketika kita berada di dalamnya. Coba bayangkan, ketika kita ingin beristirahat di rumah setelah menjalani hari yang lelah lalu melihat keadaan rumah yang berantakan? Duh, bukannya rasa nyaman yang didapat tetapi malah stress deh ya.

Oh iya, memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan juga merupakan salah satu bentuk self-care, loh! Karena dengan melakukan dua kegiatan tersebut berarti kamu telah melindungi dirimu dari bahaya paparan virus. Jadi jangan lupa pakai maskermu dan selalu terapkan protokol kesehatan, ya.

2. Tingkatkan rasa percaya diri

Meningkatkan percaya diri dengan berpikir positif mengenai diri sendiri dapat meningkatkan self-care.
Karakter Positif (Sumber: Pixabay.com)

Percaya ga kalau tingkat percaya diri yang rendah itu dapat menurunkan kualitas self-care? Ternyata hal itu benar adanya, loh! Tingkat percaya diri yang rendah dapat membuat seseorang terus merasa gelisah dan berpikiran negatif. Jika dibiarkan terus-menerus hal ini dapat meningkatkan gangguan depresi dan gangguan kecemasan.

Salah satu cara untuk meningkatkan rasa percaya diri adalah dengan mengenali kelebihan dan kelemahan yang kita miliki. Dengan mengetahui dan menerima setiap aspek yang ada di dalam diri kita, maka kita dapat mengatur strategi yang tepat agar dapat lebih mengasah kelebihan serta menoleransi dan mengatasi kelemahan diri yang ada. Dengan begitu, rasa insecure atau kecemasan yang ada perlahan akan mulai berkurang seiring dengan meningkatnya pemahaman kita mengenai diri kita sendiri.

Tapi bagaimana car akita mengetahui kelebihan dan kelemahan diri kita sendiri? Kedua hal tersebut bisa diketahui dengan melakukan intropeksi diri atau bertanya kepada orang yang kamu percaya untuk memberikan opininya untukmu.

3. Olahraga secara teratur

Olahraga juga termasuk ke dalam usah untuk meningkatkan self-care.
Olahraga di Rumah (Sumber: Pixabay.com)

Seperti yang sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya, olahraga membawa banyak dampak positif bagi kesehatan baik fisik atau pun mental. Olahraga teratur dapat membuat tubuh terasa lebih segar, memberikan energi lebih, meningkatkan kualitas tidur, hingga mengontrol suasana hati. Jika suasana hati kita terkontrol dengan baik maka tingkat kesehatan mental kita pun akan menjadi lebih baik.

4. Menjaga komunikasi dengan orang di sekitar

Menjaga komunikasi dengan orang sekitar untuk menjaga kesehatan mental.
Orang-Orang di Sekitar Kita (Sumber: Pixabay.com)

Manusia adalah makhluk sosial. Berkomunikasi dengan orang lain dapat menjauhkan kita dari rasa kesepian yang tidak baik bagi kesehatan mental. Oleh karena itu, jangan lupa untuk tetap berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarmu, ya! Kalau kamu merantau dan berada jauh dari keluarga, sesekali kamu bisa menelpon keluargamu meskipun sekedar untuk menanyakan kabar atau bercengkrama bersama.

5. Luangkan waktu untuk me time

Me Time sangat bermanfaat bagi kesehatan mental dan meningkatkan kualitas self-care.
Kegiatan Me Time (Sumber: Pixabay.com)

Bersosialisai dengan orang lain memang penting, tetapi memiliki waktu untuk diri sendiri atau me time juga ga kalah penting, loh! Me time atau waktu untuk diri sendiri adalah waktu di mana kamu menghabiskan semua waktu hanya untuk kamu dan dirimu saja. Kamu dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang kamu sukai seperti mengdengarkan lagu, ibadah, meditasi, trevelling, menulis jurnal, menggambar, membaca buku, dan masih banyak hal lainnya yang dapat kamu lakukan pada saat me time. Pokoknya lakukan kegiatan yang bikin kamu merasa bahagia, ya!

Itu dia cara-cara meningkatkan self-care untuk menjaga kesehatan mental di masa pandemi yang bisa aku bagikan kepada teman-teman. Dengan meningkatkan kualitas self-care semoga dapat mengurangi rasa cemas dan ketakutan yang dirasakan, ya. Kegiatan apa lagi yang kamu tahu dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan mental? Diskusi di kolom komentar, yuk.

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published.