K-pop bantu ekonomi korea selatan di awal masa pandemi covid-19
Catatan Kecil

Ekonomi Korea Selatan Terbantu oleh Kpop di Awal Pandemi Covid-19

Tahukah kamu, ternyata kpop juga berkontribusi dalam mendorong perkonomian Korea Selatan di awal masa pandemi Covid-19?

Mari kita kilas balik ke waktu di mana semua negara masih asing dengan Covid-19. Masa di mana para pengambil kebijakan masih menggoreng strategi terbaik untuk meminimalisir dampak negative dari Covid-19 di berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi.

Bicara tentang masa awal pandemi, tentu kita masih ingat bagaimana pandemi ini mampu mengguncang perekonomian negara-negara dunia di awal kemunculan Covid-19.

Banyak negara mengalami penurunan laju ekonomi tidak terkecuali Korea Selatan. Namun, angka penurunan yang dialami oleh Korea Selatan tidaklah sebesar negara-negara OECD lainnya.

Korea Selatan mengalami penurunan sebesar 0.8% sementara rata-rata penurunan negara anggota lainnya mencapai 7.8%.

Industri hiburan Korea Selatan tetap aktif di masa awal pandemi Covid-19

Industri hiburan yang tayang di media digital seperti acara musik (kpop), serial drama, variety show, dan program-program digital lainnya tetap aktif meskipun adanya penerapan pembatasan interaksi sosial oleh pemerintah setempat.

Semua kegiatan yang berbasis digital dan internet masih memiliki ruang untuk terus berjalan tanpa terhambat oleh regulasi pembatasan interaksi sosial tersebut.

Perkembangan hallyu sangat diuntungkan oleh adanya proses digitalisasi dan kemudahan untuk membagikan konten digital secara online di internet. Proses ini pula lah yang menjembatani industri hiburan Korea Selatan dengan para penggemarnya di dunia.

Per Juli 2020 lalu, jumlah pengguna internet di dunia mencapai 4.57 Milyar orang. Tentu itu merupakan angka yang fantastis untuk dijadikan sebagai ladang kesuksesan bagi Korea Selatan untuk memasarkan Hallyu kepada dunia.

Aktivitas para pengguna internet dalam mengakses konten digital pun semakin meningkat seiring dengan adanya himbauan untuk melakukan semua aktivitas di rumah saja.

Peningkatan aktivitas online tersebut dapat dilihat pada table grafik di bawah ini.

Grafik aktivitas online selama pandemi Covid-19 per Juli 2020 (global) berdampak pada ekonomi korea selatan
Grafik aktivitas online selama pandemi Covid-19 per Juli 2020 (global)

Data grafik di atas di ambil dari datareportal.com. Dapat dilihat bahwa aktivitas online yang paling banyak dilakukan di awal kemunculan Covid-19 adalah menonton di show streaming service. Adapun yang dimaksud dengan show streaming service adalah platform seperti YouTube, Netflix, Viu, Iflix, dan berbagai platform lain yang sejenis.

Saat ini, semakin banyak konten-konten Korea Selatan dan budayanya yang bertebaran di YouTube. Bahkan stasiun-stasiun televisi dan radio Korea Selatan juga ikut melirik YouTube untuk dijadikan sebagai salah satu media pemasaran produk mereka kepada dunia.

Mari kita lihat kaitan yang ada lebih dalam lagi. Dengan adanya regulasi yang menghimbau warga dunia untuk melakukan aktivitas di rumah saja, ditambah dengan persentase aktivitas online terbesar berada di aktivitas mengakses layanan show streaming seperti YouTube. Maka tidak heran jika konten-konten hallyu semakin tereskpos dan mampu menjangkau lebih banyak pengguna internet selama masa tersebut.

Idol Kpop tetap aktif melakukan promosi di masa pandemi

Meskipun kpop bukanlah satu-satunya sektor yang mendongkrak perekonomian Korea Selatan di awal masa pandemi. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa dipungkiri bahwa kpop juga turut berkontribusi dan membantu perekonomian Korea Selatan.

Hal ini dapat terjadi tentu karena para penggemar kpop yang sangat loyal kepada idolanya. Mereka pasti akan membeli album fisik yang dikeluarkan oleh idolanya.

Adapun penjualan album fisik kpop di masa awal pandemi dapat dilihat di gambar berikut.

Penjualan album fisik kpop di awal masa pandemi Covid-19 bantu ekonomi korea selatan.
Penjualan album fisik kpop di awal masa pandemi Covid-19 (per July 2020)

Data di atas diambil dari artikel yang membahas mengenai penjualan album kpop yang tetap tinggi di tengah pandemi Covid-19.

Pemerintah Korea Selatan tentu juga mendapatkan penghasilan dari setiap album kpop yang terjual. Rate pajak penjualan di Korea Selatan berada di angka 10%. Bisakah kamu membayangkan berapa banyak pemasukan yang didapatkan oleh pemerintah Korea Selatan hanya dari penjualan album satu grup kpop saja?

Mari kita bayangkan bersama dengan mengacu pada info penjualan album fisik yang sudah ada. Jika harga satu album kpop saja bisa mencapai Rp200.000, kalikan harga tersebut dengan banyaknya album fisik yang terjual, lalu dikalikan lagi dengan rate penjualan sebesar 10%.

Itulah kira-kira kasaran pendapatan yang didapatkan oleh pemerintah Korea Selatan hanya dari penjualan album fisik kpop saja.

Penjualan tiket konser online juga bantu ekonomi Korea Selatan

Konser online yang turut bantu perekonomian korea selatan di masa pandemi covid-19
KCON:TACT 2020

Selain dari penjualan album fisik, pendapatan pajak juga datang dari penjualan tiket konser kpop online. Salah satu contoh konser kpop online yang berhasil menarik banyak perhatian penggemar kpop adalah KCON:TACT.

KCON:TACT adalah adaptasi online dari konser tahunan kpop yang diselenggarakan di berbagai negara di dunia, KCON.

Konser online tersebut berlangsung selama 7 hari dan berhasil menarik lebih dari 4 Juta penonton dari seluruh dunia.

Melihat peluang besar yang dimiliki oleh kpop di masa pandemi, Kementerian Keuangan Korea Selatan telah mengalokasikan dana sebesar 585 Juta USD untuk mempromosikan hallyu di tahun 2021.

Sebagai langkah antisipasi bahwa dampak dari pandemi masih akan dirasakan di tahun 2021, sebagian dari anggaran tersebut akan dialokasikan untuk membantu grup musik kpop untuk menyelenggarakan konser online.

Maka tidak heran jika di tahun lalu banyak sekali konser online yang diselenggarakan oleh grup-grup kpop.

Tapi perlu diingat bahwa kpop bukanlah satu-satunya sektor yang membantu mendongkrak perekonomian Korea Selatan di awal masa pandemi. Tentu ada sektor-sektor lain yang juga turut membantu perekonomian Korea Selatan.

Semoga artikel ini dapat menjawab rasa penasaran teman-teman mengenai bagaimana kpop membantu perekonomian Korea Selatan di awal masa pandemi, ya.

Stay safe and healthy!

Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.